INI DIA ANDALAN PETANI KENTANG

Setiap tanam dimusim penghujan, petani kentang seperti Sulamin, harus pintar-pintar memilih produk perawatan tanaman yang terbaik. Karena ternyata, tidak semua produk yang ampuh harganya mahal. Seperti paket produk perawatan tanaman PT. Mitra Kreasidharma (MKD), yang digunakan Sulamin sejak 3 tahun belakangan ini. “Dulu saya pakai produk merek lain yang harganya mahal. Sekarang pakai produk MKD, lebih terjangkau tapi sama ampuhnya” Sulamin, 41 tahun, mengatakan. Pemilik 2,5 hektar lahan kentang di Kragon, Sumberejo, Kec. Ngablak, Kab. Magelang, Jawa Timur ini menambahkan, saat musim hujan, tanaman kentang sangat rawan dengan penyakit busuk yang disebabkan oleh jamur. Untuk itu ia mengandalkan Nemispor, Metindo, folirfos, dan Indokor dari MKD.

PetaniKentang_Gambar1

Usia tanaman 50 hari kebawah itu lagi rawan-rawannya. Makanya jikalu musim hujan (aplikasi) selang 2-3 hari sekali, tapi setelah itu bisa selang 4 hari sekali,” demikian ucap dia.

Untuk hasil maksimal, ia menyarankan agar aplikasi sesuai rekomendasi. Pada penyemprotan dengan Nemispor konsentrasi yang dipakai adalah 2-3 g/l, Metindo WP 2 g/l, Folirfos 3 ml/l dan Indokor 0,5 ml/l. Dalam 1 ha, volume semprotnya 500-700 liter. Soal harga, Sulamin berani mengacungi jempol untuk produk MKD. Menurutnya, dibanding merek lain, harganya bisa lebih murah 10 ribu-30 ribu per kg. Belum lagi ia sempat kecewa dengan membeli produk mahal, yang ternyata palsu. “iya, saya sempat beli produk lain yang ternyata palsu, sudah mahal, tanaman malah rusak semua. Tapu pengalaman saya pakai produk MKD ini belum pernah kecewa. Produknya masih baru, ampuh, harganya lebih murah. Sekarang ini jadi andalan saya,” tegasnya semangat.

 

PetaniKentang_gambar2